Rabu, 21 September 2016

SEKS....APA YANG ALKITAB KATAKAN TENTANG SEKS ???

Ringkasan Khotbah + Tanya Jawab di Ibadah Gabungan Pemuda-Remaja GPdI "Ekklesia" Jember 
Hari Sabtu, 18 Juni 2016 
Oleh Pdt. Dr. Doni Heryanto, M. Th

SEKS – APA YANG ALKITAB KATAKAN TENTANG SEKS ???
Remaja-pemuda jaman sekarang lebih banyak berpikir tentang seks disbanding dengan pemuda-remaja jaman dahulu. Sekarang ini hal-hal yang berbau seks mudah dan sering dipertontonkan, biasanya melalui film-film yang memunculkan adegan-adegan tentang hubungan intim antara laki-laki dan perempuan. Semakin banyak berpikir tentang seks besar juga godaan untuk melakukannya. Dan jika kita kalah terhadap godaan tersebut maka akan menimbulkan dosa.
Saat-saat ini Indonesia dalam kondisi darurat kejahatan seksual. Namun marilah kita tetap hidup untuk Tuhan dan tidak tergoda untuk melakukan hal-hal yang menimbulkan dosa.
Apa yang alkitab katakan tentang seks?
1.       Seks adalah karunia Allah bagi pasangan suami-istri (Kej. 1:27,31 ; Kej. 2:28).
Seks dirancang oleh Allah agar manusia melahirkan keturunan (Kej. 1:28)
Allah menghakimi orang –orang yang melakukan seks diluar nikah (Ibr. 13:4)
2.       Hubungan seksual yang dilakukan sebelum ada ikatan pernikahan antara laki-laki dan perempuan merupakan dosa, sama dengan perzinahan. Melakukan hubungan seksual diluar nikah merupakan percabulan (1 Kor. 7:2). Jauhkanlah hal-hal tentang percabulan dari diri kita (Kis.15:20). Untuk jauh dari percabulan, maka kita jangan melihat, mendengar, membaca, atu memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan seks, hal-hal berbau pornografi. Lebih baik kita membaca Firman Tuhan, menonton film-film yang mengandung nilai-nilai kebaikan, dan lain sebagainya.
Tubuh kita adalah tubuh untuk Tuhan bukan untuk percabulan (1 Kor. 6:13). Persembahkan tubuh kita untuk kemuliaan nama Tuhan (Roma 12:1). Percabulan menimbulkan dosa (1 Kor. 6:18) dan Tuhan menghukum orang-orang yang melakukan percabulan (1 Kor. 10:8). Percabulan adalah perbuatan daging dan membuat seseorang tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah (Gal. 5:9,21). Sekali lagi, matikanlah segala keinginan duniawi yang membuat kita jauh daripada Tuhan dan menimbulkan murka Allah ( Kol. 3:5-6).
3.       Jika kita tidak melakukan percabulan atau hubungan seksual diluar nikah, maka kita terhindar dari penyakit, kehamilan yang tidak diinginkan, kelahiran anak-anak tanpa ayah, aborsi, dan yang lebih penting dari itu semua kita terhindar dari murka Allah.

Pertanyaan & Jawaban :
1.       Jika ada anak muda yang memiliki pikiran bahwa tindakan seks boleh dilakukan dengan orang yang dianggapnya pasti menjadi pasangan hidupnya tetapi mereka masih berpacaran. Apakah hal tersebut bisa dibenarkan?
Jawab: hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Hubungan seks diluar nikah tidak dikehendaki oleh Tuhan, sekalipun seseorang beranggapan bahwa pasangannya yang sekarang pasti menjadi pasangannya seumur hidup. Seks yang dilakukan sebelum menikah dengan seks yang dilakukan setelah menikah memiliki pengalaman yang berbeda. Orang yang melakukan seks diluar nikah pasti memiliki iman yang tidak sehat. Anak Tuhan pasti tidak akan melakukan hal seperti itu. Jika seseorang sudah terlanjur melakukan hal seperti itu harus segera minta ampun dan bertobat. Tuhan pasti mengampuni, tetapi tetap saja ada dampaknya.

2.       Jika ada orang yang terus menerus melakukan dosa lalu minta ampun, hal tersebut dilakukan berulang-ulang. Lalu ketika orang itu mati, apakah masuk surga?
Jawab: Orang yang benar-benar mengasihi Tuhan tidak mungkin dan tidak akan main-main dengan dosa (1 Yoh. 2:1-2; Rm. 6:1-2). Kita harus hidup bagi Tuhan (Rm. 6:11-14).

3.    Jika ada kasus seperti ini: Ada sepasang kekasih, sebut saja A dan B. A mengajak B untuk melakukan hubungan seksual, untuk melakukan perzinahan. Si B menolak tetapi si A tetap memaksa dan sudah terlanjur memegang-megang si B. Dalam hal ini bagaimana kaitannya dengan dosa?
        Jawab: Dalam kasus tersebut yang berdosa adalah si A. (Mat. 6:27-28)

4.    Di dalam 1 Kor. 11:2-16 dikatakan bahwa wanita harus mengenakan tutup kepala. Tetapi mengapa pada kenyataannya wanita Kristen tidak menggunakan penutup kepala?
        Jawab: Yang tertulis dalam 1 Kor. 11:2-16 ditujukan bagi jemaat di Korintus untuk membedakan antara perempuan yang baik-baik dengan perempuan yang tidak baik.

Nah, sudah tahu kan kalau seks diperuntukkan hanya bagi mereka/pasangan yang telah menikah. Jadi, jangan sampai kita melakukan hubungan seksual diluar nikah ya, sebab hal tersebut sangan smurkai oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Mari kita senantiasa berusahan untuk selalu hidup kudus, hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

^          Tuhan Yesus memberkati kita semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar