Ringkasan Khobah di Ibadah Remaja GPdI "Ekklesia" Jember
Hari Sabtu, 10 September 2016
Oleh Kak Steven Tasane.
Hari Sabtu, 10 September 2016
Oleh Kak Steven Tasane.
Hari ibadah setiap hari Sabtu
Jam 16.00-18.00
IG: reborn_ministry
Facebook: Reborn
Pada zaman sekarang ini seringkali seseorang melupakan
relasi dengan sesama, sering juga seseorang cuek mengenai relasi dan prinsip.
Apa sih yang dimaksud dengan relasi? Dan apa yang dimaksud
dengan prinsip?
Relasi adalah sebuah hubungan (baik dengan Tuhan maupun
dengan sesama). Prinsip adalah kebenaran yang menjadi pokok dasar seseorang
dalam berpikir dan bertindak.
Mari kita belajar membangun relasi dari Tuhan Yesus:
1. 1.Keterbukaan terhadap sebuah relasi (The openness
of a relationship).
Yesus terbuka terhadap siapapun yang datang
kepadanya. Bukti bahwa Yesus terbuka dengan siapa saja:
Ø
Yesus terbuka dengan tiga orang bernama Simon
yang memiliki latar belakang dan kehidupan yang berbeda-beda. Yang pertama
adalah Simon Petrus (Luk. 4:38), Simon Petrus tidak dijauhi oleh masyarakat.
Yang kedua adalah Simon si kusta (Mrk. 14:3), Simon yang kedua ini hidupnya
dijauhi oleh masyarakat karena penyakit yang dideritanya. Yang ketiga adalah
Simon orang farisi (Luk. 7:36), Simon orang farisi ini idak dijauhi masyarakat
melainkan menjauhi masyarakat yang dianggapnya tidak selevel.
Ø
Yesus berjumpa dengan dua tipe pemungut cukai.
Yang pertama adalah Matius pemungut cukai (Mat. 9:9-10), ia merupakan pemungut
cukai yang bisa dibilang pemungut cukai kelas bawah. Yang kedua adalah Zakheus
(Luk. 19:2-5), ia adalah pemungut cukai kelas atas.
2. 2.Penerimaan (Acceptance)
Yesus menerima orang farisi dan perempuan
berdosa, Ia juga menerima siapa saja yang datang kepadaNya. Yesus mau menerima kita yang adalah orang berdosa, bahkan Ia rela
datang ke dunia untuk menyelamatkan kita.
3. 3.Tidak hidup dalam komunitas eksklusif
Yesus tidak membentuk kelompok-kelompok
kecil yang tertutup dalam bergaul. Yesus
bersedia menerima siapa saja yang hendak berkomunikasi denganNya, tidak ada
batasan-batasan.
4. 4.Rendah hati
dalam berelasi
Dalam berelasi diperlukan adanya kerendahan
hati. Kesombongan terkadang membuat kita susah membangun relasi.
Prinsip kebenaran yang harus kita pegang dalam berelasi:
1. 1. KASIH
Yesus mengasihi siapa saja (Mat. 22:37-40).
Terkadang kita mengasihi Tuhan tetapi kita tidak mengasihi sesama kita yang
kelihatan. Allah menghendaki kita untuk mengasihi Tuhan dan sesama. Jika kita
membenci saudara kita, firman Tuhan katakana bahwa kita adalah seorang pembunuh
(1 Yoh. 3:15).
2. 2.Tidak TERKONTAMINASI dosa
Yesus bergaul dengan siapa saja tetapi tidak
ikut terjerat dalam dosa.
Bagaimanakah dengan kita? Apakah kita sudah membangun relasi
yang baik dengan sesama kita? Sudahkah kita memiliki prinsip yang benar dalam
berelasi?
Mari kita meneladani Yesus. Marilah kita hidup dalam relasi
yang baik dengan memegang teguh prinsip kebenaran Firman Tuhan. Amin.
^_^ Tuhan Yesus memberkati ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar