Ringkasan
Khotbah di Ibadah Gabungan Remaja-Pemuda GPdI "Ekklesia" Jember
Sabtu, 9 Juli
2016
Oleh Bpk. Gunawan (Ketua Pemuda "Ekklesia" Jember)
Apa sih
integritas itu? Integritas adalah kejujuran yang utuh, suatu bentuk ketaatan
yang sempurna atas aturan atau keputusan yang telah dibuat atau telah ada.
Mari kita
belajar integritas dari tokoh yang terdapat dalam alkitab yakni Sadrakh,
Mesakh, dan Abednego. Sadrakh, Mesakh, dan Abednego memiliki integritas yang
patut kita teladani. Ketika Raja Nebukadnezar mengeluarkan perintah agar
seluruh rakyatnya, semua orang di wilayah Babel untuk menyembah patung yang
Raja Nebukadnezar dirikan, mereka tidak taat akan perintah Raja Nebukadnezar
tersebut. Sadrakh, Mesakh, dan Abednego tetap pada integritasnya bahwa yang
boleh disembah dany satu-satunya disembah Allah mereka, Allah yang hidup, bukan
patung (ay. 17-18). Sekalipun mereka tahu apa akibatnya apabila mereka menolak
taat pada perintah Raja Nebukadnezar, mereka tetap memegang integritasnya
sebagai anak Tuhan. Ketaatan mereka tidak sia-sia, ketika mereka dimasukkan
kedalam perapian yang menyala-nyala yang panasnya sudah dibuat tujuh kali lipat
lebih panas, mereka tidak mengalami kepanasan atau luka bakar sedikitpun, Allah
menolong mereka.
Mari kita
sebagai pemuda-remaja yang dikasihi dan mengasihi Tuhan Yesus tetap memiliki
integritas sekalipun dalam keadaan terdesak, tetap percaya bahwa Tuhan tidak
akan pernah meninggalkan kita. Jadikan Firman Tuhan sebagai standar hidup kita,
sebagai pedoman dan tolak ukur dalam kita bertindak.
Lalu
selanjutnya, mari kita belajar dari pribadi yang patut kita teladani, yang
memiliki integritas dan kerendahan hati yang tidak dimiliki oleh manusia.
Pribadi tersebut adalah Tuhan kita Yesus Kristus (Flp. 2:5-11). Tuhan Yesus figur
yang patut kita teladani, sebab Ia yang adalah Allah rela datang ke dunia,
dilahirkan dalam keadaan yang sungguh amat hina, dan ia tetap menjaga
integritasnya untuk menyelamatkan seluruh umat manusia dari dosa. Ia tidak
berontak ketika Ia harus disalibkan padahal jika Ia mau Ia bisa melepaskan
diriNya.
Mari
pemuda-remaja, kita hidup berstandarkan Firman Tuhan, tetap menjaga integritas
yang kita pegang dalam keadaan apapun, dan tetap miliki kerendahan hati seperti
Tuhan Yesus Kristus.
Tuhan
Yesus memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar