Rabu, 21 September 2016

“NONGKRONG BARENG TUHAN LEBIH ASYIK EUY..!!” (KEJADIAN 6:9)

Ringkasan khotbah Ibadah Remaja di GPdI Ekklesia Jember 
Hari Sabtu, 11 Juni 2016 oleh Kak Ariz.
Jln. PB. Sudirman No: 42
Jember
Hari/ Jam   : Sabtu, 16.00 -18.00
IG               : reborn_ministry
FB              : Reborn

Pergaulan adalah hubungan pertemanan. Masih banyak orang, khususnya dikalangan remaja memiliki pandangan bahwa perbandingan antara bergaul dengan sesama dan bergaul dengan Tuhan adalah 100:50 atau 2:1. Banyak orang lebih senang menghabiskan waktu dengan manusia lain daripada dengan Tuhan.
Dari Kej. 6:9 kita mengetahui bahwa Nuh adalah seseorang yang sangat dekat dengan Tuhan. Nuh berbeda dengan orang-orang sezamannya. Nuh berbeda karena Nuh hidup benar dan tidak bercela, Nuh hidup bergaul dengan Tuhan.
Hal yang perlu kita pahami:
A.  Hidup benar dan tidak bercela
Benar -> tsadiq (Ibrani) = benar, lawful, righteous
Tak bercela -> Tamim (Ibrani) = sempurna, perfect, complete, without spot
Mungkin kita sering berpikir bahwa tidak ada manusia yang sempurna, itu benar, kita sedang menuju kepada kesempurnaan. Nuh dikatak sempurna diantara oramg-orang lain dizamannya. Hidup benar dan tak bercela itu adalah hal yang menyenangkan hati Tuhan.

B.   Bergaul dengan Allah
Bergaul -> Hihale (Ibrani) = walk, life, lead, grow, need, still.
Hidup Nuh benar-benar dipimpin oleh Tuhan, Nuh bertumbuh didalam Tuhan, Nuh butuh Tuhan, dan Nuh tetap setia didalam Tuhan. Bergaul dengan Allah berarti dekat dengan-Nya.

Apa yang kita dapatkan atau peroleh jika kita hidup benar dan tidak bercela, serta bergaul dengan Allah?
1.    Kasih karunia Allah (Kej. 6:8) -> Favour, pleasant, grace.
2.    Keselamatan secara jasmani, pertolongan Tuhan, pemeliharaan Tuhan.
3.    Tidak hanya kita yang diberkati Tuhan, tetapi juga keluarga kita.
Yuk, kita makin akrab dengan Tuhan, senang bergaul dengan Tuhan..


Tuhan Yesus memberkati 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar