Kamis, 15 September 2016

Ringkasan Khobah di Ibadah Remaja GPdI Ekklesia Jember Hari Sabtu, 10 September 2016
Oleh Kak Steven Tasane.
Hari ibadah setiap hari Sabtu 
Jam 16.00-18.00
IG: reborn_ministry
Facebook: Reborn

LUKAS 7:36-39
RELASI DAN PRINSIP

Pada zaman sekarang ini seringkali seseorang melupakan relasi dengan sesama, sering juga seseorang cuek mengenai relasi dan prinsip.
Apa sih yang dimaksud dengan relasi? Dan apa yang dimaksud dengan prinsip?
Relasi adalah sebuah hubungan (baik dengan Tuhan maupun dengan sesama). Prinsip adalah kebenaran yang menjadi pokok dasar seseorang dalam berpikir dan bertindak.
Mari kita belajar membangun relasi dari Tuhan Yesus:
1.    1.Keterbukaan terhadap sebuah relasi (The openness of a relationship).
Yesus terbuka terhadap siapapun yang datang kepadanya. Bukti bahwa Yesus terbuka dengan siapa saja:
Ø  Yesus terbuka dengan tiga orang bernama Simon yang memiliki latar belakang dan kehidupan yang berbeda-beda. Yang pertama adalah Simon Petrus (Luk. 4:38), Simon Petrus tidak dijauhi oleh masyarakat. Yang kedua adalah Simon si kusta (Mrk. 14:3), Simon yang kedua ini hidupnya dijauhi oleh masyarakat karena penyakit yang dideritanya. Yang ketiga adalah Simon orang farisi (Luk. 7:36), Simon orang farisi ini idak dijauhi masyarakat melainkan menjauhi masyarakat yang dianggapnya tidak selevel.
Ø  Yesus berjumpa dengan dua tipe pemungut cukai. Yang pertama adalah Matius pemungut cukai (Mat. 9:9-10), ia merupakan pemungut cukai yang bisa dibilang pemungut cukai kelas bawah. Yang kedua adalah Zakheus (Luk. 19:2-5), ia adalah pemungut cukai kelas atas.
2.     2.Penerimaan (Acceptance)
Yesus menerima orang farisi dan perempuan berdosa, Ia juga menerima siapa saja yang datang kepadaNya. Yesus mau menerima  kita yang adalah orang berdosa, bahkan Ia rela datang ke dunia untuk menyelamatkan kita.
3.     3.Tidak hidup dalam komunitas eksklusif
Yesus tidak membentuk kelompok-kelompok kecil  yang tertutup dalam bergaul. Yesus bersedia menerima siapa saja yang hendak berkomunikasi denganNya, tidak ada batasan-batasan.
4.     4.Rendah hati  dalam berelasi
Dalam berelasi diperlukan adanya kerendahan hati. Kesombongan terkadang membuat kita susah membangun relasi.

Prinsip kebenaran yang harus kita pegang dalam berelasi:
1.      1. KASIH
Yesus mengasihi siapa saja (Mat. 22:37-40). Terkadang kita mengasihi Tuhan tetapi kita tidak mengasihi sesama kita yang kelihatan. Allah menghendaki kita untuk mengasihi Tuhan dan sesama. Jika kita membenci saudara kita, firman Tuhan katakana bahwa kita adalah seorang pembunuh (1 Yoh. 3:15).

2.       2.Tidak TERKONTAMINASI dosa
Yesus bergaul dengan siapa saja tetapi tidak ikut terjerat dalam dosa.

Bagaimanakah dengan kita? Apakah kita sudah membangun relasi yang baik dengan sesama kita? Sudahkah kita memiliki prinsip yang benar dalam berelasi?
Mari kita meneladani Yesus. Marilah kita hidup dalam relasi yang baik dengan memegang teguh prinsip kebenaran Firman Tuhan. Amin.

^_^ Tuhan Yesus memberkati ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar