Rabu, 21 September 2016

“REMAJA DAN GAWAI (GADGET)”

Ringkasan Khotbah Ibadah Remaja GPdI "Ekklesia" Jember 
Hari Sabtu, 30 April 2016
Oleh Bpk. Yusuf Deswanto, MA

Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi semakin maju dan tak terelakkan.
Kej. 1:27-28 –> Kemajuan teknologi dalam rancangan Allah.
Kita dirancang dalam gambar dan rupa Allah. Kita diciptakan untuk berkuasa seperti Allah (mewakili Allah) atas ciptaan Allah yang lain, atas alam semesta. Kita diciptakan oleh Allah sungguh amat sangat baik.  Teknologi yang diciptakan oleh manusia berada dalam kendali Allah, sebab Allah yang memberikan manusia akal budi, hikmat dan segala sesuatunya bagi manusia. Semua perkembangan teknologi diharapkan dapat memicu manusia untuk berinovasi.

Mengenal Generasi Z “Google Generation”
Google generation adalah mereka yang lahir setelah tahun 1993 sampai dengan 2009, sekelompok anak muda yang kurang atau bahkan tidak memiliki ingatan terhadap dunia di luar internet.
Kecepatan dan kemudahan yang diandalkan anak-anak mudah dan terbukti dapat menipu. Anak muda memiliki ketergantungan dengan alat pencarian yang paling mendasar dan tidak memiliki ketrampilan kritis dan analitis untuk menilai informasi yang ditemukan, menjadikan anak muda jaman sekarang tidak sabar.

Dampak positif (+) dan negative (-) gadget
Dampak positif (+):
+ komunikasi lebih mudah
+pekerjaan menjadi lebih cepat, efisien, mengasyikkan
+belajar Alkitab jadi mengasyikkan
+ sarana berbagi informasi (berkat, doa, kesaksian, dsb.)

Dampak negatif (-):
- remaja menjadi lebih narsis
- remaja lebih banyak curhat kepada jejaring sosial
- gejala autisme
- kecanduan med-sos dan game
- waktu untuk belajar, berdoa, sate (saat teduh) menjadi berkurang
- remaja menjadi lebih mudah terjangkit rasa cemas yang berlebihan oleh karena gadget

Belajar dari Efesus 5:15-21
·        Rebut kesempatan yang ada (ay. 16)
Dalam ayat 16, kata pergunakanlah memiliki arti rebut, kata waktu berasal dari bahasa aslinya yaitu kairos yang artinya kesempatan. Jadi dalam ayat 16 ini ditekankan bahwa kita harus merebut kesempatan yang ada, sebab kesempatan yang Tuhan berikan belum tentu datang 2 kali.
·        Jangan mabuk oleh anggur (ay. 18)
Jangan mabuk oleh anggur ini memiliki arti bahwa kita tidak boleh mengikuti hawa nafsu, di tengah dunia yang semakin maju dan semakin jahat juga.
·        Gunakan potensi kita untuk berkata-kata yang baik, berbagi Firman Tuhan, mengucap syukur, menjadi pribadi yang rendah hati (ay. 19-21)
Gunakan jejaring sosial, alat komunikasi, teknologi-teknologi baru yang kita miliki untuk membritakan Firman Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati


Tidak ada komentar:

Posting Komentar